Karena Gila Judi Online, Keponakan di Kedurus Kuras ATM miliki Pamannya

Tim Antibandit Polres Karang Pilang menangkap Eko Sasmito Utomo (33) warga Taman, Sidoarjo, pertengahan Juli lalu. Ia dijebloskan ke sel tahanan setelah ketahuan menguras isi ATM pamannya hingga Rp. 19 juta untuk Bermain Judi Online.

Kasat Reskrim Polres Karang Pilang Iptu Gogot Purwanto mengatakan, korban merupakan pemilik bengkel dinamo di kawasan Jalan Raya Mastrip Bogangin IX, Kedurus. Tersangka pengangguran dipekerjakan oleh pamannya, sebagai karyawan atau mekanik.

“Tersangka dan korban memiliki hubungan kerabat,” kata Gogot, pada hari Minggu (17/7/2022).

Gogot menambahkan, kesempatan tersangka mencuri ATM milik pamannya datang saat bekerja di bengkel. Eko menemukan dompetnya, terselip di saku celana pamannya, tergantung di dinding bengkel tanpa pengawasan.

Situasi ini dianggap sebagai peluang yang tidak datang dua kali. Tersangka kemudian mulai beraksi.

“Jadi tersangka mencuri ATM di dompet korban yang dimasukkan ke saku celananya,” tambah Gogot.

Tersangka yang sering dimintai uang di ATM oleh pamannya berhasil menghafalkan pin ATM 6 angka. “Sejak itu (nomor PIN ATM) diingat oleh tersangka. Jadi mudah untuk mengambil uang,” jelas Gogot.

Setelah berhasil mencuri ATM, tersangka menguras isi rekening tabungan di ATM milik pamannya dan untuk bermain judi online.

Menyadari kartu ATM miliknya hilang, korban kemudian melaporkannya ke pihak bank. Namun, pihak bank menjelaskan ada transaksi selama sepekan sebesar 19 juta. Korban kemudian meminta rekaman CCTV ATM tempat penarikan dilakukan. Korban kaget mendapati Eko pelakunya.

Dia tidak melakukan ini sendirian. Gogot menambahkan, tersangka menguras isi ATM hingga Rp. 19 juta dengan seorang teman, Seger Sutrisno (33) dari Wonokromo, Surabaya.

Menurut Eko, uang itu digunakan untuk judi online, beli motor, dan jalan-jalan ke Yogyakarta. Sementara itu, tersangka, Seger, menggunakan uang hasil curian itu untuk tambahan uang muka (DP) pembelian Toyota Calya yang diinginkannya.

“Pelaku ES menerima uang curian Rp 11 juta dan SS 8 juta rupiah, dan kartu ATM korban dibuang oleh pelaku SS,” pungkasnya. [dan/tetapi]

Baca Juga: MASIH NEKAD POSTING JUDI ONLINE DI SOSMED? HUKUMAN BERAT MENUNGGU

Tinggalkan komentar