Judi Online Hukumannya Berat, Kenapa Masih Banyak Yang Main?

Praktik judi online di Indonesi semakin marak beredar luas. Dengan hanya bermodalkan smartphone dan uang puluhan ribu rupiah saja, banyak orang – orang yang memulai mencoba peruntungan melalui judi online ini.

Padahal, untuk jangka yang panjang para pelaku judi online ini dapat kecanduan dan berpotensi melakukan tindakan – tindakan kriminal. Untuk itu kementerian Komunikasi dan Informatika menyebut sejak 2018 hingga 10 Mei 2022 pihaknya telah memutuskan akses 499.636 konten perjudian online di berbagai paltform digital.

Tapi pemberatasan perjudian online di Indonesia ini berat, lantaran situs ataupun aplikasi judi terus – menerus bermunculan dengan nama yang berbeda – beda walaupun aksesnya telah diputuskan. Lalu apa yang menjadi biangkerok dari maraknya perjudian online ini? Melansir dari BBC Indonesia, berikut ini merupakan alasan judi online semakin marak dan beredar luas di Indonesia:

Alasan Judi Online Semakin Marak Beredar Luas di Indonesia

1. Sulitnya Kondisi Ekonomi Keluarga Akibat Adanya Pandemi COVID-19

Pengamatan sosial dari Universitas Indonesia yaitu Devie Rahmawati mengatakan ‘ Pandemi COVID-19 yang menghancurkan banyak perekonomian dalam keluarga dan menjadi faktor utama mengapa banyak orang yang terjebak dalam perjudian online ini.

Menurut Devie, bermain judi online seakan – akan menjadi salah satu ‘Jalan Alternatif’ kepada masyarakat yang ingin mendapatkan penghasilan tambahan dengan jumlah yang besar.

2. Kejenuhan

Ketika aturan pemerintah terkait dengan COVID-19 ini diberlakukan banyak oleh orang dan merasa terkurung di rumah serta membosankan. Judi online yang dibalut sepert game online biasa, menggoda orang – orang untuk mencoba karena dapat diakses kapan saja dan dimana saja.

”Permainan judi secara online ini menciptakan keseruan didalamnya dan membuat orang – orang merasa tertantang, termotivasi, dan penasaran” Jelasnya lagi.

3. Tidak Perlu Mengeluarkan Modal Banyak untuk Mencoba Judi Online

Hal lainnya yaitu yang menjadi salah satu alasan perjudian online semakin marak karena banyak orang tidak perlu mengeluarkan banyak uang untuk mencoba keuntungan bermain judi secara online. Hanya dengan bermodalkan uang puluhan ribu rupiah saja dapat memungkin mereka mendapatkan puluhan atau ratusan juta rupiah.

Maka untuk itu, menurut Devie Rahmwati, tidak ada seorang pun yang bertahan dari potensi jebakan daroi perjudian online ini. Tidak tahu dari mana berasal dari kelompok ekonomi maupun pendidikan bawah atau tinggi.

4. Situs dan Aplikasi Judi Online Terus – Menerus Bermunculan dengan Nama Berbeda – Beda

Di Indonesia aktivasi perjudian sangat dilarang oleh pemerintah karean dianggap merugikan masyarakat dan melanggar norma agama. Maka untuk itu pihak Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) telah memutuskan akses 499.636 koten perjudian di berbagai platform digital sejak tahun 2018 hingga 10 Mei 2022.

Walaupun demikian, menurut juru bicara (Kominfo) yaitu Dedy Permadi, jumlah situs ataupun aplikasi judi online ini telah beredar secara daring dan berpotensi lebih banyak dari hasil patroli siber.

5. Adanya Legalisasi Kegiatan Perjudian di Beberapa Negara di Luar Indonesia

Faktor lainnya yang membuat judi online ini semakin marak yaitu adanya legalisasi kegiatan perjudian di beberapa negara di luar Indonesia.

“Selain itu kegiatan perjudian yang dilegalkan di beberapa negara di luar Indonesia ini, mengakibatkan kendala penindakan hukum lintas negara. Itupun terjadi tantangan sendiri karena adanya perbedaan ketentuan hukum terkait perjudian ini” Jelasnya, Dedy Permadi.

Baca Juga: Ini Pengakuan Mantan Anak Buah Bandar Judi Slot Online, Iming-iming Anti Rungkad, Fakta atau Tipu-tipu

16 pemikiran pada “Judi Online Hukumannya Berat, Kenapa Masih Banyak Yang Main?”

  1. clomid dosage Get the life renewal pill, the Demon Emperor shouted loudly, For the boss the old monster Xiaoyao quickly turned the pill from the storage ring and clomid testosterone booster dosage handed it to the demon emperor.

Tinggalkan komentar