Kominfo Respons Tundingan Mengenai Judi Online Terdaftar Sebagai PSE

Direktur Jenderal Aplikasi Informasi Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Semuel Abrijani Pangerapan menanggapi tudingan pakar kebijakan publik terkait situs judi online yang terdaftar sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE).

Semuel membenarkan bahwa salah satu situs bernama Domino QiuQiu bukanlah situs judi, melainkan permainan kartu domino biasa.

“Domino QiuQiu adalah permainan dan bukan judi. Silahkan download dan nanti akan terlihat bisa dimainkan tanpa menggunakan uang jika kita pandai menggunakannya,” kata Semuel melalui konferensi pers virtual Kominfo mengenai PSE, Minggu (31 /7).

“Jadi kita tidak perlu membeli koin jika koinnya habis,” jelasnya.

Menurut dia, Kominfo telah mengkaji situs-situs terkait, sehingga dianggap layak untuk dioperasikan sebagai PSE.

“Tapi seperti yang telah kami tanyakan sebelum – sebelumnya, kami telah memeriksa apakah itu benar – benar game online atau memang judi online. Itu game domino, game online,” kata Semuel.

Semuel juga mengucapkan terima kasih dan menghimbau kepada masyarakat untuk terus berpartisipasi melaporkan praktik illegal di PSE yang terdaftar.

“Terima kasih juga kepada masyarakat jika melihat (praktik) seperti judi ini dan bisa melapor kepada kami langsung,” ujarnya.

Pernyataan Semuel muncul setelah tanggapan masyarakat atas pengaduan pendaftaran tiga situs judi online sebagai PSE.

Dalam kesempatan terpisah, pakar kebijakan publik Achmad Nur Hidayat juga menuding Kominfo tidak profesional dalam menerapkan kebijakan pendaftaran PSE.

“Mengenai penerapan aturan PSE, Kominfo terlihat tidak profesional. Ini terlihat dari dibukanya blokir layanan judi online ini,” tulisnya sebuah keterangan resmi Achmad Nur Hidayat.

Merujuk pernyataan Achmad, setidaknya ada tiga platform judi online yang sudah dinyatakan terdaftar di PSE dan belum diblokir. Ketiga layanan tersebut adalah Topfun, Domino Qiu Qiu, dan juga situs slot.

Ketiganya menyediakan layanan judi online dalam bahasa China beserta konten pornografi yang jelas-jelas dilarang oleh Kominfo.

“Bahkan pihak dari Kominfo mengeluarkan kebijakan PSE untuk melindungi seluruh masyarakat dan memberantas pornografi dan juga perjudian online melaluii internet,” kata Achmad Nur Hidayat.

Menurut Achmad, kesan tidak profesional ini disebabkan oleh kesalahpahaman Kominfo mengenai layanan aplikasi yang sebenarnya.

“Kominfo malas untuk mengecek ulang, apalagi menanggapi keluhan masyarakat tentang pelayanan yang sebenarnya, padahal katanya Kominfo sudah memiliki aplikasi untuk menerima pengaduan,” katanya.

Baca Juga: IJAZAH PRIA SUKABUMI DITAHAN USAI INGIN KELUAR DARI PERUSAHAAN JUDI SLOT ONLINE

Satu pemikiran pada “Kominfo Respons Tundingan Mengenai Judi Online Terdaftar Sebagai PSE”

Tinggalkan komentar