Perbedaan Proverb dan Idiom Beserta Contohnya

Saat belajar bahasa inggris, tentu kamu pernah mendengar dan sudah tidak asing dengan proverb dan juga idiom, tetapi apa kamu tahu Perbedaan Proverb dan Idiom dalam Bahasa Inggris? maka dari itu pada artikel kali ini, tuturilmu akan membahasnya.

Perbedaan Proverb dan Idiom dalam Bahasa Inggris

Banyak orang masih menyamaratakan antara Proverb dan Idiom. Padahal, keduanya memiliki perbedaan. Perbedaan Proverb dan Idiom dalam Bahasa Inggris, cukuplah mudah untuk dikenali karena Proverb maupun Idiom bisa dijumpai tidak hanya dalam Bahasa Inggris, tetapi dalam Bahasa Indonesia pun ada contohnya.

Contoh Proverb dalam Bahasa Indonesia seperti “Ada asap ada api.” Arti tidak menetap, tidak punya pendirian, dan belum ada kepastian. Adapun contoh Idiom lebih condong dalam penggunaan istilah seperti “Tanggal Tua.” Maknanya adalah keadaan keuangan yang tengah menipis.

Belum paham? Simak pembahasan mengenai Perbedaan Proverb dan Idiom dalam Bahasa Inggris berikut ini. Sebelum masuk ke dalam pembahasan Perbedaan Proverb dan Idiom dalam Bahasa Inggris kenali dulu pengertian dan contoh dari masing-masing keduanya.

Pengertian Proverb

Perbedaan proverb dan idiom

Proverb dalam Bahasa Inggris artinya pepatah. Dalam Bahasa Indonesia, kita mengenal pepatah atau peribahasa sebagai kalimat kias yang berisi nasihat dan prinsip hidup. Proverb pun demikian, hanya berbeda versi bahasa saja.

Contoh Proverb

1. Easy Come, Easy Go
Easy Come, Easy Go memiliki makna apa yang cepat datang, akan cepat pergi jua. Apa maksudnya? Maksudnya adalah segala sesuatu yang dilakukan dengan hal instan, maka tidak akan mampu bertahan lama. Apa yang datang dengan cepat dari cara yang instan, perginya pun dengan cepat pula. Misal dalam mencari ketenaran. Ketika ketenaran didapatkan dengan cara instan, pasti ketenaran tersebut tidak akan bertahan lama.

2. A stone that rolls does not collect moss as it rolls along the ground.
Batu yang menggelinding tidak akan mengumpulkan lumut saat menggelinding di tanah. Dalam artian bahwa dengan mengubah pekerjaan dan lokasi secara teratur tentunya memiliki kelebihan, akan tetapi hal tersebut juga memiliki kekurangan.

3. Not everything that glitters is gold
Not everything that glitters is gold, yang memiliki arti tidak semua yang berkilau itu adalah emas. Ada kemungkinan bahwa hal-hal yang tampak berharga atau baik, tetapi sebenarnya tidak berharga ataupun baik.

Pengertian Idiom

Perbedaan proverb dan idiom

Idiom adalah istilah yang biasa digunakan dalam percakapan sehari-hari yang di mana idiom ini, terdiri dari minimal dua suku kata dan maknanya tidak bisa ditafsirkan jika mengartikan setiap kata secara satu per satu.

Contoh Idiom

1. Hit The Books
Hit the book dalam Bahasa Inggris memiliki arti meninju, memukul, sampai menepuk buku. Namun, karena ini adalah idiom dalam Bahasa Inggris, maka memiliki arti tersendiri. Hit the book memiliki makna lebih terkhusus pada para pelajar. Mengapa pelajar? Karena makna idiom ini adalah belajar. Idiom ini, biasa digunakan dalam kehidupan sehari-hari apa lagi saat menjelang ujian sekolah oleh para siswa dan siswi.

2. Blow off Steam
Blow off Steam digunakan saat menggambarkan seseorang yang tengah marah besar, tetapi mencoba meredam emosi dengan melakukan pengalihan ke aktivitas lain.

3. Beggars cannot make choices.
Beggars cannot make choices. yang memiliki arti pengemis tidak bisa membuat pilihan. Dalam artian, orang-orang yang bergantung pada kemurahan hati orang lain tidak dapat memilih apa yang mereka inginkan. Beggars harus menerima apa yang telah diberikan kepada mereka, selama itu bermanfaat.

Sekarang bagaimana? Setelah melihat pengertian serta contohnya, apakah sudah bisa melihat perbedaan proverb dan idiom?

Jadi, apa kamu sudah paham perbedaan proverb dan idiom?. Perbedaan terlihat dari maksud masing-masing. Proverb adalah peribahasa dengan penjelasan yang tidak lengkap, tetapi memiliki maksud yang baik bagi kehidupan jika ditelaah. Ada pun idiom adalah istilah yang sebenarnya tidak memiliki kontribusi apa-apa dalam kehidupan. Sehingga, untuk mengetahui maknanya, haruslah ditelaah kata per kata.

Penutup

Keduanya sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu tujuannya adalah untuk mempersingkat kalimat ketika ingin menyampaikan penjelasan yang panjang. Seperti pada contoh proverb dan idiom. Padahal, kata yang keluar cukup sedikit, tetapi makna setelah ditelaah begitu dalam.

Tinggalkan komentar