Polda Lampung Melakukan Penggerebekan Sindikat Judi online di Banten

Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Lampung melakukan penggerebakan sindikat judi online. Akibatnya, 27 orang ditangkap. Dirreskrimsus Polda Lampung Kombes Arie Rachman Nafarin mengatakan, razia dilakukan di ruko lantai 3 kawasan Panongan, Tangerang, Banten.

“Dari lokasi tersebut kami telah mengamankan kurang lebih 27 orang laki-laki dan perempuan. Diduga mereka adalah operator dan admin judi online,” kata Arie Rachman, pada hari Selasa (26/7/2022). Ia menambahkan, pengungkapan kasus ini diawali dengan patroli siber yang dilakukan Subdit Cybercrime. Hasil patroli, petugas menemukan kejanggalan yang diduga merupakan tindak pidana.

“Saat sedang diselidiki, terbukti adanya tindak pidana perjudian online di lokasi tersebut,” katanya.

Mempromosikan Judi Online dengan Mengundang Seleb atau Influencer

Dalam melancarkan aksinya, lanjutnya, para tersangka ini berperan dalam mempromosikan situs judi dengan mengundang selebritis atau mencari influencer untuk mempromosikan situs judi online.

“Selain itu terdapat juga yang beberapa peran yang sebagai leader dan ada juga yang menjadi anggota pemasaran situs perjudian online (tele marketing) di tempatnya,” ujarnya. Selain menangkap pelaku, polisi menyita barang bukti berupa 21 komputer, tiga router, 34 ponsel.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 27 ayat 2 junto Pasal 45 ayat 2 UU ITE Nomor 19 Tahun 2016 Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 dengan ancaman 6 tahun penjara.

Baca Juga: KOMINFO RESPONS TUNDINGAN MENGENAI JUDI ONLINE TERDAFTAR SEBAGAI PSE

Tinggalkan komentar