Wirausaha Kerajinan Bahan Limbah Organik dan Anorganik

Berbicara mengenai wirausaha, berarti pembahasan tidak akan jauh-jauh dari bagaimana cara memproduksi suatu barang, memanajemen, hingga memasarkan barang. Jadi sebenarnya, apa itu wirausaha? dan bagaimana cara melakukan wirausaha kerajinan bahan limbah ?

Wirausaha menurut KBBI

Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) Wirausaha atau wiraswasta adalah orang yang pandai atau berbakat dalam mengenali produk baru, menentukan cara produksi baru, menyusun operasi untuk pengadaan produk baru, memasarkannya, serta mengatur permodalan operasinya.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa wirausaha adalah orang yang mandiri dalam menciptakan hingga mengenalkan produk yang dibuat pada khalayak. Mandiri dalam artian, ide untuk merancang sampai memasarkan produk, dirancang sendiri tanpa mengikuti gaya produksi dan pemasaran produk orang lain yang sudah lebih dulu ada.

Wirausaha Kerajinan Bahan Limbah berarti melakukan kegiatan wirausaha kerajinan dengan bahan limbah sebagai bahan utamanya. Mulai dari bahan, pengelolaan, proses produksi, sampai pemasaran.

Proses kegiatan Wirausaha Kerajinan Bahan Limbah

Bahan

Apa saja yang termasuk dalam bahan limbah? Berikut adalah pembahasannya.

Jenis dan Karakteristik Bahan Limbah

1. Limbah Organik

limbah organik
Sumber: Piqsels.com

Bahan limbah organik adalah bahan limbah yang berasal dari makhluk hidup seperti hewan, tumbuhan, dan manusia. Bahan limbah organik juga adalah bahan yang mampu dengan mudah terurai oleh mikroorganisme. Ada banyak contoh dari limbah organik ini. Seperti tulang ikan, sayuran, sisik ikan, buah-buahan, dan lain-lain.

2. Limbah Anorganik

limbah anorganik
Sumber: Piqsels.com

Bahan limbah anorganik adalah bahan limbah yang berasal dari selain manusia, tumbuhan, juga hewan. Bahan limbah anorganik juga adalah bahan yang tidak dapat dengan mudah terurai oleh mikroorganisme karena sifatnya yang padat dan keras. Contoh dari bahan limbah anorganik seperti plastik, keramik, sampai pecahan kaca.

Pengelolaan Bahan

Tahap kedua dalam Wirausaha Kerajinan Bahan Limbah adalah pengelolaan bahan limbah. Apa saja yang perlu dipersiapkan dalam pengelolaan bahan limbah? Berikut pembahasannya.

1. Pengklasifikasian Bahan Limbah

Sebelum masuk dalam proses produksi, perlu adanya pengklasifikasian atau pengelompokan bahan limbah. Ada dua bahan limbah, organik dan anorganik. Kedua bahan ini, harus dipisahkan karena memerlukan penyikapan yang berbeda. Sehingga, tahap yang paling pertama yang harus dilakukan adalah pengklasifikasian bahan limbah.

2. Mensterilkan Bahan Limbah

Pembersihan perlu dilakukan dalam wirausaha kerajinan bahan limbah. Di mana, satu limbah saja bisa mengandung jutaan kuman yang berbahaya untuk kesehatan. Jadi, tahap pembersihan ini dinilai sangat penting untuk dilakukan.

3. Pengeringan Bahan Limbah

Setelah tahap pembersihan, lalu masuk ke dalam tahap pengeringan, agar bahan lebih mudah untuk digunakan.

4. Pewarnaan Bahan Limbah

Pada tahap ini, sudah mulai masuk ke dalam tahap produksi. Pewarnaan tergantung pada jenis limbah apa yang dipakai.

5. Pengeringan Setelah Pewarnaan Bahan Limbah

Gunanya pengeringan tentu dengan tujuan, agar cat yang digunakan mampu melekat sempurna pada bahan limbah. Cat pun lebih awet dan tahan lama.

Proses Kerajinan

Tahap ketiga dalam Wirausaha Kerajinan Bahan Limbah adalah proses kerajinan bahan limbah. Bagaimana cara memproses bahan limbah menjadi sebuah kerajinan? Apakah ada perbedaan dari segi proses bahan organik dan anorganik? Berikut penjelasannya.

Mengenai Bagaimana cara memproses bahan limbah menjadi sebuah kerajinan tergantung bahan limbah apa yang dipakai. Berikut adalah salah satu contoh dari bahan yang berbeda yakni bahan organik dan anorganik.

Contoh Proses Pembuatan Kerajinan Bahan Limbah Organik

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, limbah organik berarti menggunakan barang atau benda yang sudah dibuang, atau tidak lagi dipakai.

Cara Membuat Kerajinan Aksesoris dari Sisik Ikan

Siapkan Alat Terlebih Dahulu

Alat-alatnya adalah pinset, lem tembak, pewarna (bisa gunakan pilox untuk memudahkan), dan yang terakhir adalah bros.

Proses Pembuatan Kerajinan Aksesoris dari Sisik Ikan

  1. Cuci bersih sisik ikan, kemudian keringkan. Setelah kering sempurna, beri warna menggunakan pilox, lalu keringkan lagi.
  2. Beri lem tembak pada sisik ikan untuk merekatkannya pada bros.
  3. Rekatkan satu persatu sisik ikan menggunakan pinset pada bros.
  4. Bros dengan hiasan sisik ikan sudah jadi dan siap untuk digunakan.

Contoh Proses Pembuatan Kerajinan Bahan Limbah Anorganik

Dengan menggunakan limbah anorganik, berarti mengelola sampah yang dihasilkan dari barang yang bersifat non-hayati,baik produk yang dihasilkan dari proses tambang ataupun produk sintetik.

Cara Membuat Hiasan Pada Vas Bunga dari Pecahan Kaca

Siapkan Alat Terlebih Dahulu

Alat-alatnya adalah lem tembak, pilox, dan vas bunga.

Proses Pembuatan Kerajinan Bahan Limbah Anorganik

  1. Bersihkan pecahan kaca secara hati-hati. Cara membersihkannya bisa dengan dilap saja.
  2. Beri warna pada pecahan kaca menggunakan pilox, lalu keringkan sampai warna menyatu.
  3. Beri lem tembak pada satu sisi vas bunga, kemudian tempelkan pada bagian yang diinginkan pada vas bunga.
  4. Vas bunga pun siap dipakai.

Proses pemasaran

Tahap terakhir dalam Wirausaha Kerajinan Bahan Limbah adalah proses pemasaran. Pemasaran ini, dilakukan dengan memilih pasar yang tepat dalam menjual produk kerajinan bahan limbah.

Sebelum memulai sebuah usaha dan melakukan pemasaran, sebaiknya kamu membuat proposal usaha terlebih dahulu, Apa Itu Proposal Usaha: Beserta Manfaat dan Pertimbangan Penting.

Selain itu, kemasan juga berperan penting. Jadi, buatlah kemasan yang menarik minat dan perhatian calon pembeli, Itulah fungsi utama dari adanya kemasan dalam wirausaha kerajinan bahan limbah.

Tinggalkan komentar